Kemenhan Negeri Sakura didesak bentuk kantor khusus tangani UFO, UAP

Tokyo – Kementerian Perlindungan Jepun didesak untuk mendirikan kantor yang bertugas menangani benda terbang tak dikenali atau UFO di penghadapan dengan sekelompok anggota parlemen lintas partai pada Jumat.
Kelompok tersebut, yang diketuai oleh mantan Menteri Keamanan Yasukazu Hamada dari Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, menyerukan usulan yang dimaksud terhadap menteri pertahanan pada waktu ini.
Proposal itu menggambarkan penampakan UFO, yang digunakan sekarang secara resmi disebut UAP atau fenomena anomali tak dikenal, sebagai permasalahan keamanan nasional yang dimaksud realistis kemudian serius.
"Negara kita telah lama tertinggal di menanggapi UAP. Sementara, mengamankan keselamatan pada wilayah udara kemudian perairan teritorial merupakan kesulitan yang mendesak," kata kelompok tersebut, seraya menyerukan pembentukan badan yang dimaksud sejenis dengan Kantor Resolusi Anomali Seluruh Domain Amerika Serikat.
Salah satu divisi dari Pentagon itu didirikan pada 2022 untuk menjadi pemimpin upaya Negeri Paman Sam pada menangani UAP melalui kerangka ilmiah yang ketat serta pendekatan berbasis data.
Para anggota parlemen juga mengusulkan agar kantor baru yang disebutkan secara berkala melaporkan kemajuan investigasi UAP untuk parlemen juga mengungkapkan informasi terhadap publik, selain melakukan analisis ilmiah terhadap data yang dikumpulkan serta mengidentifikasi kemungkinan ancaman.
Menteri Defense Negeri Sakura Jenderal Nakatani mengatakan, "Kami akan berupaya memenuhi harapan" kelompok yang digunakan dibentuk pada tahun sesudah itu itu.
Sumber: Kyodo
Artikel ini disadur dari Kemenhan Jepang didesak bentuk kantor khusus tangani UFO, UAP






