Tolak Kripto jadi Alat Pembayaran, Bos Bank Sentral Rusia: Sangat Fluktuatif

JAKARTA – Kepala bank sentral Rusia , Elvira Nabiullina menolak cryptocurrency jadi alat pembayaran dan juga memohon agar kripto dilarang di dalam negara tersebut. Diketahui ketika ini Rusia mengizinkan penambangan cryptocurrency dan juga sebagai alat kegiatan perdagangan luar negeri secara eksperimental.
Berbicara pada konferensi pers, Nabiullina menyatakan, bahwa cryptocurrency masih merupakan “instrumen (keuangan) yang digunakan sangat fluktuatif yang kerap digunakan untuk operasi terselubung,” ungkapnya.
Nabiullina juga menegaskan, seharusnya mata uang kripto tidak ada diizinkan untuk berfungsi sebagai alat pembayaran. Sementara itu pada tahun lalu, Presiden Rusia Vladimir Presiden Rusia menyinggung aturan persoalan cryptocurrency dan juga aset digital.
Putin menyebutnya sebagai area yang digunakan menjanjikan, kemudian mendesak agar terciptanya kondisi untuk sirkulasi aset digital, baik di tempat pada negeri maupun dengan mitra asing.
Pada Agustus 2024, Nabiullina mengatakan, Bank of Russia akan melakukan pembayaran kripto lintas batas pertama pada akhir tahun itu sebagai bagian dari uji coba. Ia juga mengungkapkan, bahwa setiap operasi kripto dalam luar rezim hukum khusus ini harus dilarang juga merekan yang digunakan ditemukan melanggar peraturan harus mendapatkan hukum.
Namun, Ia mengupayakan agar diberikan perizinan mengenai cryptocurrency yang mana berfungsi sebagai alat penanaman modal bagi penanam modal tertentu dengan beberapa syarat. Penyertaan Modal ini akan dikaitkan dengan risiko yang tinggi.
Sambung Nabiullina memperingatkan, bahwa format eksperimental awal dapat memungkinkan pengembangan peraturan pembangunan ekonomi kripto di dalam masa depan, juga meyakinkan transparansinya.
Pada Agustus 2024, Rusia memberlakukan undang-undang yang tersebut melarang iklan cryptocurrency untuk rakyat umum juga pemasaran barang atau jasa yang digunakan memfasilitasi proses mata uang digital. Undang-undang yang disebutkan juga melarang iklan mata uang digital lalu layanan seperti pertukaran kripto atau dompet digital. Pelanggaran dapat dijatuhi hukuman administratif.
Penambangan mata uang kripto menjadi aktivitas legal di area Rusia sejak 2024, lalu meskipun dibatasi belaka pada beberapa wilayah hingga 2031. Pembatasan itu untuk menghindari kekurangan daya, lantaran konsumsi energinya yang tinggi. Di sisi lain pada bulan Februari, Rusia memblokir akses ke agregator pertukaran cryptocurrency utama BestChange.






