Tip berkendara senyaman di jalan beton

Ibukota (ANTARA) – Perkerasan kaku dengan material utama beton sekarang sudah ada sejumlah diterapkan pada proyek konstruksi jalan tol untuk menghasilkan jalan yang mana lebih lanjut kuat, stabil, juga tahan terhadap beban berat juga cuaca ekstrem.
Jenis perkerasan itu antara lain diterapkan di jalan tol besar seperti ruas tol Semarang-Solo, Jakarta-Cikampek Elevated, juga beberapa bagian jalan tol Trans Sumatera.
Dengan permukaan yang rata kemudian minim deformasi, jalan dengan perkerasan kaku dapat mengupayakan kelancaran lalu lintas kendaraan lalu mendatangkan dampak baik pada kendaraan.
"Permukaan rigid pavement (perkerasan kaku) memberikan kestabilan lebih tinggi baik bagi kendaraan, menurunkan guncangan berlebih, serta meminimalkan keausan pada suspensi," kata Kepala Pemasaran Teknis Semen Merah Putih Syarif Hidayat sebagaimana diambil pada siaran pers perusahaan pada Jakarta, Rabu.
Namun demikian, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan agar situasi kendaraan tetap prima ketika digunakan untuk melalui jalan beton, apalagi semasa arus balik mudik Lebaran.
Baca juga: 97,1 ribu kendaraan menuju ke DKI Jakarta pada H+5 Lebaran
Baca juga: Sistem satu arah diterapkan pada masa arus balik Lebaran
Berikut beberapa tip yang tersebut dapat diterapkan agar dapat berkendara secara aman serta nyenyak pada waktu melalui jalan beton.
- Periksa tekanan kemudian keadaan ban. Permukaan beton yang digunakan rata memberi traksi maksimal apabila tekanan ban ideal. Ban yang mana kempis atau aus akan tambahan cepat rusak pada jalur panjang yang stabil seperti ini.
- Gunakan kecepatan stabil juga hindari manuver mendadak. Jalan beton memperkuat laju konstan. Berkendara dengan kecepatan fluktuatif atau banyak berpindah jalur mampu mempercepat keausan rem kemudian ban.
- Pastikan sistem suspensi kendaraan di status baik. Jalan beton cenderung lebih lanjut keras, sehingga suspensi yang mana baik akan meredam getaran juga menyimpan kenyamanan, khususnya pada waktu melintasi sambungan beton.
- Istirahat secara berkala. Kondisi jalan yang tersebut mulus mampu menghasilkan pengemudi terlena juga berkendara terus-menerus tanpa jeda. Padahal, pengemudi lalu kendaraan sama-sama butuh istirahat agar tubuh pengemudi tiada kelelahan dan juga mesin kendaraan tidaklah kepanasan.
Kepala Pemasaran PT Cemindo Gemilang Tbk. Nyiayu Chairunnikma menyampaikan bahwa tip-tip yang dimaksud dapat membuat perjalanan lebih lanjut mulus dan juga membantu melindungi performa kendaraan.
Ia mengemukakan bahwa perbaikan teknik juga material pembangunan jalan seperti penerapan perkerasan kaku dapat meningkatkan keamanan kemudian ketahanan jalan juga berpotensi mengempiskan biaya perawatan kendaraan kemudian tingkat kecelakaan.
"Rigid pavement juga lebih tinggi ramah lingkungan lantaran masa pakainya beberapa kali tambahan lama daripada aspal, sehingga menghurangi jumlah kali perbaikan kemudian limbah konstruksi," kata Nyiayu.
Baca juga: Penerapan sistem satu arah di Tol Cipali Cirebon dimulai lebih lanjut awal
Baca juga: Kendaraan kembali ke Ibukota Indonesia via MBZ melonjak 160 persen H+6 Lebaran
Artikel ini disadur dari Tip berkendara nyaman di jalan beton






