Sinergi PBNU-Polri Wujudkan Mudik Aman lalu Nyaman bagi Warga NU

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) bareng Polri melepas keberangkatan partisipan Mudik Seru Bareng NU 2025 di dalam halaman Kantor PBNU, DKI Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2025). Proyek layanan mudik gratis ini diinisiasi oleh PBNU melalui kolaborasi antara Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU, LAZISNU, LTN NU (TVNU), dan juga Pagar Nusa, sebagai bentuk pelayanan sosial menjauhi Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Sebanyak 50 armada bus diberangkatkan untuk mengantar ribuan warga Nahdliyin lalu rakyat umum ke berbagai kota di dalam Pulau Jawa dan juga Sumatera. Setiap bus dikawal aparat kepolisian lalu dikoordinasi oleh sukarelawan yang ditugaskan.
Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh jajaran PBNU, termasuk Ketua PBNU KH Choirul Sholeh Rasyid kemudian Wasekjen PBNU KH Ginanjar Sya’ban, dan juga Ketua Umum PP Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen. Hadir pula Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, mewakili Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Dalam sambutannya, Irjen Agus menyampaikan apresiasi berhadapan dengan kolaborasi NU kemudian Polri pada penyelenggaraan mudik yang dimaksud aman serta nyaman. “Kami mendoakan agar seluruh pemudik tiba pada kampung halaman dengan selamat. Polri melalui Operasi Ketupat 2025 menyiapkan 2.835 Pos Pengamanan juga Pelayanan nasional,” ujar Irjen Agus.
Ia juga menyarankan setiap bus menyediakan sopir cadangan guna menghindari kelelahan pengemudi serta menjaga keselamatan perjalanan.
Ketua Umum Pagar Nusa yang tersebut juga Ketua Steering Committee kegiatan Muchamad Nabil Haroen menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk sinergi besar antara ormas keagamaan kemudian institusi negara. “Ini bukanlah masalah siapa menyumbang paling banyak, tetapi bagaimana kita bergotong royong melayani masyarakat. Bahkan, beberapa Kapolres seperti di dalam Tulungagung dan juga Ciamis menyiapkan armada sendiri serta menyambut pemudik di area daerah,” ujar Gus Nabil.

Ia mengungkapkan bahwa Kakorlantas Polri yang mana hadir pada pelepasan tidak hanya saja perwira tinggi, tetapi juga seniman yang dimaksud menciptakan lagu tema mudik yang digunakan saat ini akan diputar di dalam lebih tinggi dari 5.000 posko mudik dalam masjid-masjid NU.
Sementara itu, Ketua PBNU KH Choirul Sholeh Rasyid menegaskan bahwa NU mempunyai tanggung jawab di menyukseskan mudik dari berbagai sisi, termasuk spiritual kemudian keamanan. “Perjalanan mudik perlu diiringi dengan zikir juga shalawat. Panduan mudik juga tersedia melalui program NU Online,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan PBNU terhadap Operasi Ketupat 2025 yang digunakan dijalankan Polri, lalu sekaligus meneguhkan peran NU di pelayanan publik.





