Perlu perhatikan keadaan jalan ketika pakai program penunjuk arah

Ibukota Indonesia (ANTARA) – Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan pengendara untuk terus memperhatikan keadaan jalan sebenarnya pada waktu menggunakan perangkat lunak penunjuk arah agar terhindar dari risiko kecelakaan.
"Pengemudi tiada boleh sepenuhnya mengandalkan program navigasi tanpa memperhatikan kondisi jalan sebenarnya lantaran manusia lah decision makers-nya, bukanlah mesin," kata Yannes terhadap ANTARA pada Kamis.
Berkaca dari insiden sebuah mobil BMW yang terjun dari ujung tol pada Tol Krian-Gresik akibat mengikuti arahan Google Maps beberapa waktu lalu, Yannes menekankan pentingnya sistem navigasi yang dimaksud akurat serta kewaspadaan sekaligus langkah pengemudi untuk menjamin keselamatan selama berkendara.
Baca juga: Akal fit yang digunakan jernih penting ketika berkendara
Baca juga: Kiat fit terhindar dari kecelakaan di mana melakukan perjalanan
Ia menjelaskan aspek teknis terjadinya kecelakaan yang disebutkan adalah perangkat lunak penunjuk arah, seperti Google Maps, mengarahkan pengemudi untuk terus lurus walaupun ruas tol belum selesai yang mungkin saja menunjukkan data peta yang belum diperbarui.
Namun, pada kejadian yang dimaksud kelalaian pengendara memiliki peran lebih besar besar lantaran ketika memacu kendaraannya, pengemudi kurang berkonsentrasi juga tak memperhatikan tanda-tanda fisik jalan seperti penghalang beton atau ujung jalan yang mana terlihat.
"Kurangnya kesadaran situasional pengemudi jelas berubah jadi kuncinya, kemudian ketergantungan berlebih pada teknologi memperparah situasi, sehingga insiden ini mencerminkan bahwa keselamatan berkendara sesungguhnya merupakan sinergi antara sistem navigasi yang digunakan akurat juga kewaspadaan dan juga langkah cerdas pengemudinya," ujar Yannes.
Diketahui, sebuah mobil sedan BMW terjun bebas dari ruas Tol Krian-Gresik yang dimaksud belum tersambung pada Hari Sabtu (5/4) waktu malam lantaran pengemudi fokus mengikuti arahan dari perangkat lunak penunjuk arah Google Maps.
Kedua orang yang terdampar pada insiden yang dimaksud yakni pengemudi Moch. Rudie Herru Komandono (62) lalu penumpang Endang Sri Wahyuni (48) mengalami luka ringan serta sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Sedangkan mobil BMW yang digunakan merekan tumpangi rusak parah pada bagian depannya kemudian saat ini diamankan oleh Satlantas Polres Gresik.
Baca juga: Cara atur Google Maps sebelum berpergian
Baca juga: Google Maps tingkatkan navigasi lalu pastikan jalur yang digunakan tepat
Artikel ini disadur dari Perlu perhatikan kondisi jalan saat pakai aplikasi penunjuk arah






