Elon Musk bertengkar dengan penasihat tarif Trump

Ibukota (ANTARA) – Benturan antara kebijakan pemerintah juga sektor otomotif tak pernah berjalan mulus, lalu sekarang, hal ini kembali memanas. Penasihat perdagangan utama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Peter Navarro, telah lama membidik direktur utama Tesla, Elon Musk, tidak sebagai pelaku bisnis visioner atau bahkan pembuat mobil, tetapi sebagai sesuatu yang mana jarak jauh lebih besar tidak ada menyenangkan: perakit mobil.
Laman Carscoops, Selasa (8/4), melaporkan, tuduhan ini muncul belaka beberapa hari pasca Musk secara terbuka menyerukan zona perdagangan bebas tarif antara Negeri Paman Sam lalu Eropa, sebuah langkah yang ia anggap sebagai langkah menuju keterbukaan ekonomi. Ternyata, tak semua khalayak pada Gedung Putih setuju.
Peter Navarro adalah salah satu dalang pada balik kebijakan tarif Trump yang tersebut telah dilakukan mengakibatkan gejolak dalam lingkungan ekonomi global, serta menurut sejumlah ekonom, meningkatkan kemungkinan Amerika Serikat tergelincir ke pada resesi.
Baca juga: Para miliarder bola kehilangan Rp3,48 kuadriliun imbas tarif AS
Ketika baru-baru ini berbicara dengan media lokal, Navarro berunjuk rasa seruan Musk untuk bukan memberlakukan tarif, serta mengungkapkan bahwa ia cuma ingin Tesla miliki akses ke suku cadang ekonomis dari luar negeri.
“Ketika berbicara tentang tarif serta perdagangan, kita semua mengerti pada Gedung Putih – juga rakyat Amerika mengerti – bahwa Elon adalah produsen mobil, tetapi beliau bukanlah produsen mobil. Dia adalah perakit mobil,” kata Navarro.
Menurut Navarro, sebagian besar rantai pasokan Tesla membentang di dalam seluruh Asia, satu di antaranya Jepang, China, kemudian Taiwan.
Dia melanjutkan dengan mengemukakan bahwa Musk “menginginkan suku cadang asing yang murah,” membingkai bos Tesla sebagai seseorang yang mana lebih besar tertarik pada sumber yang digunakan tidak mahal daripada kekuatan manufaktur nasional.
Baca juga: China akan kenakan tarif tambahan 34 persen untuk semua impor AS
“Perbedaannya adalah di pemikiran kami dan juga Elon pada hal ini adalah bahwa kami ingin ban dibuat dalam Akron, kami ingin transmisi dibuat di dalam Indianapolis. Kami ingin mesinnya dibuat pada Flint dan juga Saginaw, serta kami ingin mobilnya diproduksi di dalam sini.” ujar Navarro.
Musk menyerang balik
CEO Tesla tidak ada dikenal sebagai khalayak yang tersebut suka diam hanya pada saat menerima kritik, serta kali ini tidak ada terkecuali. Musk dengan cepat meningkatkan pertengkaran dengan Navarro, membela perusahaannya serta mengecam pendekatan perdagangan pemerintah.
“Tesla miliki mobil paling berbagai buatan Amerika. Navarro lebih lanjut bodoh dari sekarung batu bata,” tulis Musk dalam X, sistem media sosial yang tersebut dimilikinya.
Dalam sebuah unggahan lanjutan, beliau menggandakannya: “Navarro benar-benar bodoh. Apa yang mana beliau katakan di dalam di sini jelas-jelas salah.”
Baca juga: China tolak kesepakatan TikTok dalam Negeri Paman Sam akibat tarif impor baru
Jejak manufaktur Tesla ke Negeri Paman Sam ceritakan kisah berbeda
Terlepas dari kritik Navarro, data produksi Tesla yang dimaksud sebenarnya memberikan ilustrasi yang digunakan terpencil lebih tinggi domestik. Meskipun benar bahwa tidaklah ada produsen mobil yang digunakan benar-benar kebal dari rantai pasokan global, kendaraan Tesla, diantaranya Model 3, Model Y, Cybertruck, Model S, serta Model X, semuanya secara tegas berada di peringkat teratas di dalam antara yang mana paling sejumlah dibuat di dalam Amerika di sektor ini.
Menurut analisis terbaru dari Kogod School and Business pada American University,sebesar 87,5 persen suku cadang yang digunakan oleh Model 3 Performance ketika ini menggunakan suku cadang dari Amerika Serikat atau Kanada.
Demikian pula, Tesla Model Y juga Model Y Long Range yang tersebut akan diperkenalkan menggunakan 85 persen zat pada negeri, Cybertruck memiliki 82,5 persen zat lokal, juga Model S juga Model X menggunakan 80 persen komponen pada negeri.
Baca juga: Trump mulai negosiasi tarif baru dengan Vietnam, India juga Israel
Paling tidaklah terpengaruh, namun masih ditentang
Ironisnya, hal ini menyebabkan Tesla bermetamorfosis menjadi salah satu produsen mobil yang paling tidaklah terdampak oleh tarif yang digunakan dirancang Navarro. Namun, Musk terus berubah jadi salah satu kritikus paling vokal terhadap tarif yang sama.
Dialognya yang mana sedang berlangsung dengan Trump rutin kali ditandai dengan perpaduan antara persetujuan masyarakat kemudian ketidaksepakatan yang tajam, kemudian kebijakan perdagangan permanen bermetamorfosis menjadi salah satu poin yang mana paling menonjol.
Terlepas dari persahabatannya yang dimaksud terkenal dengan mantan presiden, Musk belum mampu mengubah pendirian Trump tentang tarif.
Dan seperti yang tersebut ditunjukkan oleh pernyataan Navarro, bahkan diperkenalkan Tesla ke Amerika yang digunakan substansial tidaklah dapat melindunginya dari kritik pada perdebatan perdagangan yang digunakan sarat dengan muatan kebijakan pemerintah ketika ini.
Baca juga: Trump berlakukan tarif 25 persen untuk impor mobil lalu truk ringan
Artikel ini disadur dari Elon Musk bertengkar dengan penasihat tarif Trump






